Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2002/04/02

Selasa, 2 April 2002

Bacaan   : Markus 10:13-16
Setahun : Hakim-hakim 16-18; Lukas 7:1-30
Nas       : Ia memeluk anak-anak itu dan ... Ia memberkati mereka (Markus 10:16)

PELUKAN HANGAT

Seorang teman menceritakan sebuah percakapan yang mengharukan antara kedua cucunya, Matthew, 5 tahun, dan Sarah, 3 tahun. Si bocah lelaki berkata, "Aku sering bercakap-cakap dengan Yesus dalam angan-angan!" Lalu si gadis kecil menjawab, "Kalau aku tidak begitu, aku lebih suka bermanja-manja pada-Nya!"

Ketika Yesus masih hidup di dunia, Dia memeluk anak-anak ke dalam dekapan-Nya dan memberkati mereka (Markus 10:16). Sampai saat ini pun, Dia masih melakukan pelayanan yang "merangkul anak-anak."

Banyak anak Allah, yang sudah dewasa secara rohani, telah merasakan bagaimana tangan-Nya yang kekal melingkari dan menopang mereka. Bruder Lawrence, seorang biarawan dari abad ke-17, terkenal karena ia dapat merasakan kehadiran Allah bahkan di tengah kesibukannya memasak, di antara periuk dan panci di dapur biara. Orang yang mengenalnya berkata bahwa ia bersahabat dan sangat akrab dengan Allah. Hudson Taylor, perintis pekabaran Injil di Tiongkok, menorehkan catatan ini menjelang akhir hidupnya: "Saya sudah begitu lemah sampai-sampai tak dapat bekerja; tak dapat membaca Alkitab; bahkan tak dapat berdoa. Saya hanya bisa terbaring tenang dan pasrah dalam dekapan Allah seperti anak kecil."

Bagaimanapun keadaan Anda, muda ataupun tua, kuat ataupun lemah, Allah ingin Anda berpasrah dalam dekapan-Nya seperti seorang anak kecil. Melalui Roh-Nya, Dia akan menarik kita mendekat kepada-Nya, untuk menghibur dan memberkati kita.

Sudahkah Anda dan Allah "berpelukan hangat" hari ini?-JEY

YESUS RINDU BERSEKUTU DENGAN KITA
LEBIH DARI KITA RINDU BERSEKUTU DENGAN-NYA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org