Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/2001/12/04

Selasa, 4 Desember 2001

Bacaan   : Efesus 6:10-18
Setahun : Efesus 4-6
Nas       : Bertandinglah dalam pertandingan iman yang benar (1 Timotius 6:12)

PERANG MASIH

Dunia telah berubah drastis sejak ayah saya mempertahankan negara Amerika dari serangan musuh dalam Perang Dunia II. Lalu setelah perang tersebut berakhir, beliau dan rekan-rekan seperjuangannya kembali bertempur demi melawan bangsa-bangsa yang mengancam untuk menindas dan menghancurkan negara lain. Dalam salah satu pertem puran itulah, Ayah terkena peluru di kakinya dan sangat menderita akibat luka itu sepan-jang sisa hidupnya.

Kita berutang ucapan terima kasih kepada mereka yang telah berjuang dalam perang. Keberanian mereka muncul dari dasar keyakinan yang dipegang teguh: misi yang membuat mereka rela mati. Mereka mengerti bahwa jika mereka tidak pergi berperang ke negara lain, maka banyak orang akan kehilangan kemerdekaan, atau bahkan kehilangan hidupnya di bawah pemerintahan diktator yang kejam. Syukurlah, masa-masa peperangan itu sudah berlalu.

Walaupun demikian, satu jenis peperangan yang lain masih terus berlangsung saat ini: yakni peperangan yang harus kita jalani setiap hari sebagai pengikut Kristus (Efesus 6:12). Musuh kita, si Iblis, terus mencoba untuk melemahkan iman kita, membelokkan kepercayaan hati kita, dan menghentikan penyebaran Injil. Ialah yang disebut "si jahat" (6:16), dan ia akan selalu menjadi musuh kita.

Bersediakah kita menderita demi alasan seperti di atas? Apakah kita cukup berani untuk menjadi generasi orang-orang percaya yang setia? Marilah kita bertanding dalam pertandingan yang baik! -JDB

LASKAR KRISTUS BERJUANG PALING BAIK
DENGAN LUTUTNYA

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org