Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-rh/1998/12/03

Kamis, 3 Desember 1998

Bacaan   : Roma 4:13-25
Setahun : Efesus 1-3
Nas       : Allah yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada (Roma 4:17)

MEMANDANG DENGAN PENGHARAPAN

Matanya memandang pepohonan yang tampak gundul di musim dingin, tetapi karena pikirannya dikaburkan oleh penyakit Alzheimer, ia mengira pepohonan itu sudah mati. "Seharusnya ada orang yang menebang pohon-pohon itu," demikian ujarnya setiap hari. "Mereka tidak akan tumbuh lagi."

Betapa sering kita melihat skeadaan yang "gersang" dengan pikiran yang dikaburkan oleh pengalaman dan kekecewaan masa lalu. Kita mungkin melihat konflik pada suatu jalinan persahabatan, pernikahan, keluarga, dan berkata pada diri sendiri, "Tebang saja. Lepaskan ikatannya. Putuskan. Tak ada harapan lagi!" Namun Allah ingin kita memandang dengan pengharapan karena adanya hadirat dan kuasa-Nya. Kita tidak dapat membawa "kehdidupan" pada situasi yang tampak sia-sia ini, tetapi Dia mampu.

Janji Allah kepada Abraham bahwa ia akan memiliki seorang putra tampak seakan menguap bersama berlalunya waktu. Sarah, istrinya, mandul dan tubuhnya sendiri sudah sangat lemah karena usianya telah mencapai seratus tahun (Roma 4:19; Ibrani 11:11-12). Namun Abraham mempercayai Allah, "yang menghidupkan orang mati dan yang menjadikan dengan firman-Nya apa yang tidak ada menjadi ada. Sebab sekalipun tidak ada dasar untuk berharap, namun Abraham berharap juga dan percaya, bahwa ia akan menjadi bapa banyak bangsa" (Roma 4:17-18).

Situasi gersang dan tanpa pengharapan macam apa yang Anda lihat hari ini? Jangan mempercayai apa pun yang dikatakan pikiran Anda mengenai hal itu. Sebaliknya, mintalah pada Allah mata iman yang memandang dengan pengharapan [DCM]

PENGHARAPAN, SEPERTI JANGKAR
DITANCAPKAN PADA APA YANG TAK TERLIHAT

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org