Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://www.sabda.org/publikasi/e-humor/2590

e-Humor edisi 2590 (8-1-2018)

Sayembara Juragan Tambak

e-Humor -- Edisi 2590/Januari 2018
 
e-Humor Edisi 2590 | Januari 2018

Shalom Sahabat e-Humor,

Bagaimana kabar Anda? Luar biasa, bukan? Kami harap demikian. Melalui edisi perdana pada tahun yang baru ini, e-Humor kembali menyapa Anda dengan bahan-bahan humor segar untuk menolong Anda mengawali hari dengan keceriaan dan sikap yang positif. Selamat menikmati sajian kami. Tuhan Yesus memberkati.

Odysius

Redaksi Tamu e-Humor,
Odysius

BAHAN HUMOR Sayembara Juragan Tambak Download Audio

Alkisah ada seorang juragan tambak bernama Sablah yang sedang mengadakan sayembara.

"Siapa saja yang berani terjun ke dalam tambakku akan mendapat hadiah berupa sepeda motor," kata Sablah.

Gambar: aligator

Banyak orang berkumpul menonton sayembara tersebut, tetapi tidak ada satu pun yang berani terjun ke dalam tambak. Sebab, tambak tersebut bukan berisi ikan, melainkan buaya, biawak, aligator, dan sebangsanya.

Karena tidak ada yang berani terjun, hadiahnya pun diganti dengan mobil Kijang terbaru. Akan tetapi, tetap saja tidak ada yang berani terjun ke tambak karena ngeri melihat buaya yang besar-besar itu dengan mulutnya yang menganga.

Akhirnya, Sablah menambah lagi hadiahnya: mobil Kijang terbaru ditambah rumah beserta segala isinya. Meski demikian, tetap saja tidak ada yang berani terjun.

Setelah semuanya terdiam sepi, tiba-tiba Muntiyadi melompat ke dalam tambak. Semua penonton bertepuk tangan melihat Muntiyadi berkelahi dengan buaya.

Setelah kira-kira satu jam, Muntiyadi pun tampil sebagai pemenang. Bajunya compang-camping akibat berkelahi dengan makhluk-makhluk ganas tersebut.

Setelah menghela napas, Sablah menghampiri Muntiyadi untuk menyerahkan hadiahnya, tetapi Muntiyadi menolak.

"Baiklah, akan aku tambah lagi dengan uang tunai sebesar lima ratus juta," kata Sablah, tetapi Muntiyadi tetap menolak.

"Aku tambah lagi dengan emas seberat satu kilogram," kata Sablah lagi, tetapi Muntiyadi tetap tidak mau menerimanya.

"Ya sudah, begini saja, kamu mau minta apa pun akan aku turuti," kata Sablah tidak mau kalah.

Akhirnya, Muntiyadi menjawab, "Aku minta supaya orang yang mendorong aku tadi dibawa ke sini sekarang juga."

[Diambil dari: https://newcurzon.wordpress.com/2008/03/14/humor-jawa-guyonan/]


“Janganlah engkau menuntut balas, dan janganlah menaruh dendam terhadap orang-orang sebangsamu, melainkan kasihilah sesamamu manusia seperti dirimu sendiri; Akulah TUHAN.” Yohanes 3:16

Guru Jawa Mengajar di Papua Download Audio

Seorang guru transmigran dari Jawa yang mengajar di Papua bertanya kepada muridnya.

Bu Guru: "Gareng, siapakah Suharto?"

Gambar: Guru dan muridnya

Gareng: "Tra tau, Ibu."

Bu Guru: "Kalau Megawati Soekarno Putri?"

Gareng: "Sa tra kenal juga, Ibu."

Bu Guru: "Bagaimana ini. Kamu tidak pernah belajarkah?"

Gareng: "Belajarlah, Bu. Sekarang, saya tanya Ibu. Ibu kenal Dominggus Pigomekah?"

Bu Guru: "Tidak."

Gareng: "Zakharias Kayame?"

Bu Guru: "Tidak tahu juga. Memang mereka siapa?"

Gareng: "Ya itulah, Ibu. Kita ini 'kan punya kenalan sendiri-sendiri. Jadi, jangan paksa saya tahu kenalan Ibu."

[Diambil dari: http://riajenaka.com/2016/10/19/cerita-lucu-humor-jawa/]


“Saudara-saudaraku, jangan ada banyak di antaramu menjadi guru karena kamu tahu bahwa kita yang mengajar akan dihakimi dengan ukuran yang lebih berat.” Yakobus 3:1, AYT

KUIS HUMOR

Jawaban Kuis 385:
Apakah hukuman untuk orang yang tidak taat kepada seorang imam di Israel pada zaman Perjanjian Lama?
Hukuman mati (Ulangan 17:12)

Gambar: Kitab Keluaran

Imam atau hakim adalah orang-orang yang dipilih menjadi wakil Tuhan. Tidak mendengarkan perkataan atau keputusan yang ditetapkan oleh seorang wakil Tuhan berarti pemberontakan terhadap Tuhan. Oleh karena itu, orang yang melakukan pelanggaran semacam ini bisa dijatuhi hukuman mati. Baca selengkapnya ยป

Sayang sekali belum ada yang bisa menjawab pertanyaan kuis kali ini dengan tepat. Sekarang, silakan jawab pertanyaan kuis berikut ini.

Pertanyaan Kuis 386: Siapakah imam besar yang mengadili Yesus di hadapan Mahkamah Agama?

Kirim jawaban Anda maksimal 5 hari setelah menerima edisi ini. Nama-nama penjawab yang benar akan diumumkan pada edisi kuis e-Humor selanjutnya.

Bagi Anda yang memiliki tebak-tebakan untuk dipasang sebagai kuis di e-Humor, silakan kirim ke: Redaksi e-Humor. Kami tunggu!

Stop Press! Kunjungi Situs Berdoa​.​co

Anda rindu melihat pemulihan terjadi atas keluarga, gereja, kota, dan bangsa Anda? Anda membutuhkan bahan-bahan Alkitabiah untuk memperlengkapi pelayanan doa Anda? Kunjungi situs Berdoa.co yang memperlengkapi setiap orang percaya, terkhusus mereka yang telibat dalam pelayanan doa di gereja atau di komunitas pelayanan lainnya. Melalui situs ini, Anda bisa menemukan bahan-bahan pilihan yang berkualitas dan alkitabiah seputar doa, berbagai situs doa dalam negeri maupun mancanegara, serta beragam komunitas dan forum doa yang dapat Anda ikuti.

Situs Berdoa.co

Nah, segera kunjungi situs Berdoa​.​co di < http://berdoa.com/Doa >! Beritahukan informasi ini kepada rekan-rekan pendoa yang lain sehingga kita semua mendapat berkat dan menjadi berkat bagi orang lain.

Tuhan Yesus memberkati.

Kunjungi sekarang juga
 
Anda terdaftar dengan alamat: $subst('Recip.EmailAddr').
Anda menerima publikasi ini karena Anda berlangganan publikasi e-Humor.
Redaksi: Mei, Rostika, dan Joy
Berlangganan | Berhenti | Arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
©, 2018 -- Yayasan Lembaga SABDA
 

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org