Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-buku/7

e-Buku edisi 7 (15-5-2006)

Edisi Penginjilan


=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=
                            <>< e-BUKU ><>
                    * Berbagi Berkat Melalui Buku *
                             07/Mei 2006
=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=

  <> DARI REDAKSI   : Penginjilan
  <> RESENSI BUKU   : 1. Menjawab Tantangan Amanat Agung
                            2. Pemuridan: Seni yang Hilang
                            3. Bersaksi Tanpa Kehilangan Teman
                            4. Penginjil yang Sukses
                            5. Ledakan Penginjilan
  <> ARTIKEL        : Literasilah Kuncinya
  <> SEPUTAR BUKU   : Info Buku Baru dari Momentum!
  <> SERBA SERBI    : * Publikasi e-JEMMi dan Situs e-Misi
                            * Pembukaan Kelas Guru Sekolah Minggu (GSM)
  <> EDISI JUNI     : Mari Berdoa!

======================================================================
<>= DARI REDAKSI =<>

  Salam kasih,

  Amanat yang sudah diperintahkan Kristus sebelum naik ke surga harus
  dikerjakan. Kabar sukacita keselamatan yang diterima melalui
  kematian dan kebangkitan Kristus harus disampaikan. Tugas tersebut
  bukan tugas bagi beberapa orang saja, tetapi ini adalah tugas kita
  sebagai orang percaya yang sudah menerima anugerah keselamatan dari-
  Nya.

  Sajian e-Buku kali ini meliputi lima resensi buku bertemakan
  penginjilan. Kiranya menyemangati Anda untuk membacanya sehingga
  melengkapi keterampilan Anda dalam mengabarkan Injil. Simak pula
  sebuah artikel tentang pekerjaan literatur dan hasil yang dicapai
  untuk pekerjaan-Nya. Jangan ketinggalan pula info terbaru dari
  e-Buku yang khusus kami siapkan untuk Anda. Selamat membaca.

  Redaksi e-Buku,
  Puji

     "Kamu inilah saksi-saksi-Ku," demikianlah firman TUHAN,...."
                            (Yesaya 43:10)
          < http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=Yesaya+43:10 >


======================================================================
<>= RESENSI 1 =<>

                   MENJAWAB TANTANGAN AMANAT AGUNG
    =============================================================
    (Pedoman untuk Memobilisasi Gereja Anda dalam Pekerjaan Misi)

  Siapkah Anda menjawab tantangan Amanat Agung?

    Judul Buku  : Menjawab Tantangan Amanat Agung
    Judul asli  : The World Beyond Your Walls
    Penulis     : Dean Wiebracht
    Penerjemah  : Suryadi
    Penerbit    : Yayasan ANDI, Yogyakarta
    Ukuran      : 14,5 cm x 21 cm
    Tebal       : xv + 323 halaman

  "Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah
  mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus, dan ajarlah mereka
  melakukan segala sesuatu yang telah Kuperintahkan kepadamu. Dan
  ketahuilah, Aku menyertai kamu senantiasa sampai kepada akhir
  zaman." Demikianlah Amanat Agung Yesus Kristus kepada setiap orang
  percaya. Dan murid-murid Yesus pada saat itulah yang pertama kali
  mengerjakan Amanat Agung tersebut sehingga gereja mula-mula berdiri.

  Meski amanat tersebut telah dikumandangkan lebih dari dua ribu tahun
  yang lalu, kenyataannya masih banyak suku bangsa yang belum menerima
  berita Injil. Masih banyak orang yang belum mengenal Yesus Kristus
  sebagai Tuhan dan Juruselamat. Dan salah satu kemungkinannya adalah
  ketidaksiapan gereja untuk mengutus jemaatnya.

  Wiebracht menekankan pentingnya sebuah gereja menjadi gereja Amanat
  Agung. Gereja Amanat Agung merupakan gereja yang menggerakkan
  sumber-sumber dayanya dalam penggenapan Amanat Agung; menarik,
  melatih, mengutus, dan mendukung para misionaris serta gereja lain
  untuk bekerja sama menjangkau setiap orang yang belum dijangkau.

  Dalam buku yang ditulis berdasarkan pelayanan Wiebracht di Filipina
  sebagai misionaris OC International ini, dipaparkan sejumlah tahapan
  yang begitu penting untuk menjadikan gereja sebagai gereja Amanat
  Agung. Tahapan tersebut diawali dengan hal yang paling mendasar,
  yaitu bagaimana menangkap visi penginjilan, menentukan prioritas,
  memetakan jalan menuju penginjilan itu sendiri, membangun tim, dan
  diakhiri dengan bagaimana memperluas pengaruh.

  Buku ini perlu dibaca setiap orang yang rindu melayani dalam bidang
  misi. Tidak hanya memaparkan sejumlah alasan pentingnya misi,
  Wiebracht juga memberikan langkah-langkah yang dapat diikuti siapa
  saja untuk mengubah gerejanya menjadi gereja Amanat Agung. Hampir di
  setiap bab disediakan ruang khusus untuk memikirkan lebih lanjut
  mengenai penginjilan sesuai dengan tahapan-tahapan yang dipaparkan.

  [Kiriman dari: Raka]


<>= RESENSI 2 =<>

                     PEMURIDAN: SENI YANG HILANG
                     ===========================

  Pemuridan itu seni yang hilang? Apakah maksudnya? Cari tahu
  jawabannya di buku ini.

    Judul Buku  : Pemuridan Seni yang Hilang
    Judul Asli  : The Lost Art of Disciple-Making
    Pengarang   : LeRoy Aims
    Penerjemah  : Susi Wiriadinata
    Penerbit    : LLB (Lembaga Literatur Baptis), Bandung, 1996
                  (cet ke-4)
    Ukuran      : 12 cm x 18 cm
    Tebal Buku  : 235 halaman
    Buku Online : http://www.sabda.org/misi/book_isi.php?id=7
    Download    : http://www.sabda.net/modul_buku/index.php#pemuridan

  Dalam pendahuluan yang ditulis oleh Robert E. Coleman disebutkan
  bahwa setiap orang yang menerima Kristus terpanggil untuk memuridkan
  orang lain menurut karunia yang ia miliki. Sayang banyak orang
  Kristen yang tidak mengerti maksud Tuhan ini, bahkan lebih parah
  lagi, para pengurus gereja pun seringkali tidak mengetahui bagaimana
  cara melakukannya. Sebenarnya, Tuhan Yesus sudah memberi jawaban
  lewat teladan-Nya ketika memilih dua belas murid yang dipersiapkan
  untuk melanjutkan pekerjaan-Nya, sehingga melalui proses pemuridan
  ini kabar sukacita akan tersiar sampai ke seluruh muka bumi.

  LeRoy Eims menyebutkan bahwa proses pemuridan tidak berhenti sampai
  orang datang kepada Kristus, melainkan proses itu akan terus
  berlanjut ketika orang yang datang kepada Kristus itu bertumbuh dan
  berkembang menjadi seorang murid yang mengabdikan hidupnya untuk
  Tuhan, berbuah, menjadi dewasa, untuk selanjutnya membimbing orang
  lain kepada Kristus dan menolong melakukan hal yang sama seperti
  yang dia lakukan. Hal inilah yang LeRoy Eims maksud dengan seni,
  yang lambat laun makin pudar bahkan menghilang di dalam kehidupan
  orang Kristen.

  Buku ini dianjurkan untuk dibaca karena berisi cara-cara yang nyata
  dalam memuridkan orang lain. Buku ini menampilkan proses bagaimana
  mempersiapkan orang menjadi murid termasuk latihan-latihan yang
  diperlukan untuk mendorong seseorang supaya sebagai murid dia juga
  mempunyai hati untuk melanjutkan memuridkan orang lain. Selain itu,
  dipaparkan juga cara mengembangkan pembina murid termasuk latihan-
  latihan yang diperlukan oleh seorang pembina murid. Bagian akhir
  buku ini dilengkapi dengan lampiran-lampiran yang digunakan untuk
  mempraktikkan apa yang sudah dipaparkan dalam bab-bab sebelumnya.
  Buku kecil ini cukup tebal dan lengkap untuk memperlengkapi orang
  Kristen dalam menemukan kembali seni pemuridan yang hilang.

  [Kiriman dari: Arya]


<>= RESENSI 3 =<>

                   BERSAKSI TANPA KEHILANGAN TEMAN
                   ===============================

  Baca buku ini dan jawablah sanggahan-sanggahan orang yang belum
  percaya dengan mantap!

    Judul Buku  : Bersaksi Tanpa Kehilangan Teman
    Pengarang   : Alister McGrath
    Penerjemah  : Doreen  Widjana
    Penerbit    : Lembaga Literatur Baptis (LLB), Bandung
    Ukuran      : 12 cm x 17,5 cm
    Tebal Buku  : 169 halaman

  Apakah Anda mempunyai kerinduan untuk memberitahu teman-teman Anda
  yang belum percaya bahwa kekristenan itu relevan dan menarik? Hal
  ini memang tidaklah mudah karena pandangan orang yang belum percaya
  dengan Anda yang sudah mempercayai Kristus tentulah berbeda. Lalu
  bagaimanakah cara Anda menjelaskan tentang iman Kristen supaya bisa
  mereka pahami?

  Buku yang terdiri dari lima bab yaitu, Pendahuluan, Yesus,
  Kebangkitan, Keselamatan, dan Allah ini menyajikan ulasan yang
  gamblang tentang apa yang dipercayai orang Kristen dan mengapa
  mereka mempercayainya. Buku yang ditulis Alister McGrath ini tentu
  saja akan menolong Anda agar dapat menjelaskan iman Kristen kepada
  teman-teman Anda dan menjawab dengan benar sanggahan-sanggahan yang
  mungkin timbul.

  Buku ini khusus ditujukan untuk para mahasiswa Kristen mengingat
  kampus-kampus merupakan arena penginjilan yang efektif. Harapan
  penulis, buku ini menjadi sumber yang berguna karena di dalamnya
  Yesus Kristus dinyatakan, difokuskan, dijelaskan, dan dipertahankan
  meskipun mendapat sanggahan dari dunia yang tidak percaya kepada-
  Nya.

  [Kiriman dari: Eudice}


<>= RESENSI 4 =<>

                        PENGINJIL YANG SUKSES
                        =====================

  Tugas memenangkan jiwa adalah kewajiban bagi setiap orang percaya.
  Mau bukti? Baca buku ini!

    Judul Buku  : Penginjil yang Sukses
    Penulis     : Dr. H.L. Senduk
    Penerbit    : Seksi Penerbitan Yayasan Bethel
    Ukuran      : 14,3 cm x 21 cm
    Tebal       : 98 halaman

  Sebagian orang Kristen mungkin sudah melupakan tugas mulia ini, baik
  karena larut dalam berkat-berkat jasmani yang sudah Tuhan berikan
  maupun akibat terbawa arus kehidupan dunia. Bagi Anda yang sudah
  kehilangan arah hidup sebagai orang Kristen yang berkewajiban
  memberitakan Injil ke semua orang, buku "Penginjil yang Sukses" ini
  sangat perlu untuk Anda baca. Melalui buku ini, Anda akan melihat
  betapa berharga dan nikmatnya membawa jiwa-jiwa yang hilang kepada
  Tuhan. Bahwa setiap jiwa yang kita bawa kepada Tuhan akan menjadi
  batu permata yang akan ditaruh di mahkota kehidupan kita nanti di
  Surga.

  Buku ini juga ditujukan bagi Anda yang kesulitan untuk memulai atau
  menghadapi berbagai tipe orang dan kelompok-kelompok orang yang
  memiliki pendapat dan pemikiran yang menolak atau bertentangan
  dengan kekristenan. Lima puluh golongan manusia yang berbeda
  termasuk cara menginjili mereka juga akan dijelaskan dalam buku ini.
  Akhirnya, buku ini akan memperkaya kemampuan Anda dalam menggunakan
  firman Tuhan secara efektif untuk menjangkau jiwa-jiwa yang belum
  mengenal Dia.

  [Kiriman dari: Ari]


<>= RESENSI 5 =<>

                         LEDAKAN PENGINJILAN
                         ===================

  Bagaimana caranya memberitakan Injil? Buku di bawah ini akan sangat
  berguna bagi Anda yang bergumul tentang cara memberitakan Injil.

    Judul Buku  : Ledakan Penginjilan
    Penulis     : D. James Kennedy
    Penerbit    : E.E. International III, Jakarta, t.t.h.
    Ukuran      : 14 cm x 21 cm
    Tebal       : 391 halaman

  Dibangun atas dasar empat prinsip alkitabiah: setiap orang Kristen
  adalah saksi, gembala sidang perlu melatih kaum awam, penginjilan
  harus dipraktikkan, dan melatih pemenang jiwa lebih penting, maka
  James Kennedy menciptakan suatu metode penginjilan yang disebut
  "Evangelism Explosion" (EE). Menurut dia, setiap orang Kristen harus
  menjadikan bersaksi sebagai gaya hidup setiap hari. Metode ini
  pertama-tama diterapkan di Jemaat Coral Ridge Presbyterian Church of
  Fort Lauderdale, Florida (tempat ia melayani), kemudian di ribuan
  gereja lain di Amerika Serikat, dan banyak negara lain di dunia. Di
  Indonesia sendiri, metode "E.E." telah dikenal oleh banyak gereja.

  Apa yang diajarkan dalam metode EE diringkas dalam buku ini. Metode
  yang ditawarkan sangat praktis dan mudah untuk dipahami oleh orang
  yang sedang kita injili. Metode ini berusaha menyampaikan Injil
  secara halus kepada lawan bicara karena dimulai dengan pendekatan
  "persahabatan". Orang yang sedang kita injili tidak akan menolak
  secara kasar jika kita telah membangun persahabatan dengan dia
  secara baik. Penolakan hanya akan terjadi pada bagian "penyerahan
  diri". Mengapa? Karena pada bagian inilah kita menawarkan Kristus
  yang memberi hidup kekal. Tetapi yang terpenting bagi kita ialah
  bahwa Injil sudah kita sampaikan.

  Metode Penginjilan EE terdiri dari empat bagian, yaitu:

  I. PERSAHABATAN
  II. INJIL (Anugerah, Manusia, Allah, Kristus, Iman)
  III. PENYERAHAN DIRI
  IV. BIMBINGAN LANJUTAN/TINDAK LANJUT

  Semuanya dibahas secara jelas termasuk cara penyampaiannya. Oleh
  sebab itu, miliki dan bacalah buku ini jika Anda memiliki kerinduan
  untuk memberitakan Injil kepada setiap orang yang belum mendengar
  berita Injil.

  [Kiriman dari: Iksan]


======================================================================
<>= ARTIKEL <>=

                         LITERASILAH KUNCINYA
                         ====================

  Tahukah Anda bahwa ada sekitar satu milyar orang dewasa di dunia ini
  yang buta huruf atau tidak bisa membaca? Bahwa 98% dari jumlah itu
  berada di negara-negara berkembang termasuk Indonesia?

  Tahukah Anda bahwa kemampuan membaca berarti kemampuan untuk membuka
  berbagai pintu? Literasi (baca-tulis) adalah kemampuan dasar yang
  membuka pintu masuk menuju berbagai dunia termasuk dunia buku,
  internet, dan juga firman Tuhan dalam bahasa seseorang.

  Kemampuan membaca memberikan akses untuk informasi pengajaran dan
  kemajuan. Sedangkan kemampuan menulis menyediakan sarana untuk
  mengungkapkan berbagai ekspresi, penyebaran informasi, dan juga
  sebagai metode pelestarian budaya.

  Sampai saat ini tenaga-tenaga literasi Kartidaya bekerja sama dengan
  masyarakat setempat untuk mengajar "membaca dan menulis" dan
  berusaha membangun literasi agar menjadi nilai dalam masyarakat.

  Pekerjaan literasi berjalan berdampingan dengan penerjemahan
  Alkitab. Apa gunanya Alkitab diterjemahkan sampai selesai ke dalam
  bahasa masyarakat tertentu kalau ternyata orang-orang itu tidak bisa
  membacanya? Firman Tuhan yang selama belasan atau bahkan puluhan
  tahun diterjemahkan dengan susah payah itu akhirnya hanya akan
  menjadi pajangan berdebu di dalam rumah-rumah mereka.

  Berikut ini adalah beberapa kisah pekerjaan literasi dan buah yang
  dihasilkannya. Kesaksian-kesaksian ini terjadi di berbagai tempat di
  seluruh belahan dunia. Semuanya menunjukkan betapa luar biasanya
  Tuhan bekerja, menjangkau hati manusia yang ada di pedalaman paling
  jauh sekalipun, untuk dibawa kepada terang-Nya yang kekal.

  FILIPINA: SESUAI DENGAN BUDAYA MEREKA

  Saat tinggal dan bekerja di suatu desa, kami (tim literasi
  Kartidaya) mempelajari bahasa dan budaya setempat supaya bisa
  memperkenalkan literasi dengan cara yang sesuai dengan budaya
  mereka. Kami bekerja sama dengan masyarakat setempat untuk
  memproduksi bahan-bahan bacaan serta mengajar mereka membaca dan
  menulis. Kami juga melatih guru-guru lokal yang akan mengawasi
  kelas-kelas literasi dan melatih orang lain lagi untuk bisa
  mengajar.

  KONGO: HIDUP BARU LEWAT LITERASI

  Sejak kecil, Kpawenu selalu ingin belajar membaca, tetapi karena ia
  tinggal di sebuah desa kecil, tidak ada sekolah di mana ia bisa
  belajar. Namun, di desanya ada sebuah gereja. Ia selalu hadir dalam
  setiap kebaktian bahkan sampai ia dewasa. Di gereja ia mendengar
  berbagai khotbah dari Alkitab yang tidak bisa dibacanya sendiri.
  Walaupun begitu, sulit bagi Kpawenu untuk benar-benar memahami pesan
  keselamatan yang dikatakan Alkitab, karena Alkitab tidak dibacakan
  dalam bahasanya sendiri, bahasa Ngbaka.

  Suatu hari Kpawenu mendengar tentang kelas literasi bahasa Ngbaka
  yang akan dimulai di desanya. Dengan semangat berkobar, ia
  menghadiri kelas-kelas yang diadakan. Tidak lama kemudian ia mulai
  belajar membaca Alkitab dalam bahasanya sendiri. Ketika akhirnya ia
  memahami pesan keselamatan dalam Alkitab, ia menyerahkan hidupnya
  pada Kristus.

  Iman baru Kpawenu membawanya pada keinginan untuk melayani orang
  lain. Kemampuan membaca yang telah dimiliki ia pakai dalam pelayanan
  untuk mengajar dan membantu para wanita di gerejanya di mana ia baru
  saja diangkat sebagai salah seorang anggota majelis.

  Menyadari betapa pentingnya pelayanan literatur Kristen, maka kita
  tidak boleh jemu mendoakan pelayanan ini. Dalam bukunya, "Operation
  World", Patrick Johnstone dan Jason Mandryk menguraikan tentang
  beberapa pokok doa yang bisa didoakan sehubungan dengan pelayanan
  literatur Kristen.

  1. Selain kemajuan di bidang elektronik, produksi buku juga
     meningkat dengan cepat dibandingkan dengan waktu-waktu
     sebelumnya, dan buku masih menjadi alat kunci dalam komunikasi --
     baik dalam dunia sekuler maupun dalam kekristenan. Program-
     program literasi besar-besaran yang diselenggarakan di berbagai
     negara telah menciptakan keinginan yang besar akan tersedianya
     banyak literatur di kalangan orang-orang terpelajar. Literatur
     juga masih memainkan peran penting dalam membagikan berita Injil
     di negara-negara yang tertutup bagi pelayanan misionaris
     konvensional.

  2. Banyaknya literatur Kristen dalam bahasa Inggris, Spanyol, dan
     Jerman sangat kontras bila dibandingkan dengan sedikitnya
     persediaan literatur dalam bahasa-bahasa lain. Kebanyakan
     literatur yang tersedia saat ini merupakan terjemahan dari
     literatur-literatur bahasa Inggris. Namun, hal ini tidak menjadi
     pengganti yang memadai bagi materi-materi tertulis lokal. Doakan
     agar banyak penulis Kristen bermunculan di seluruh dunia yang
     bersedia menulis dalam bahasa-bahasa mereka sendiri.

  3. Literatur Penginjilan

     a. Every Home for Christ (EHC) mempunyai visi global untuk
        mendistribusikan berita Injil secara sistematis ke setiap
        kota, desa, sampai semua bangsa mendengar berita Injil.
        Diperkirakan ada sebanyak 52.000 rumah yang dijangkau setiap
        harinya oleh 3.600 sukarelawan. EHC bekerja secara aktif untuk
        melayani di seratus negara, dan telah mendistribusikan dua
        juta literatur Injil. Sebagai hasilnya diperkirakan 26 juta
        orang membuat keputusan untuk mengikut Kristus dan menerima
        follow-up dengan menggunakan materi-materi pemuridan.

     b. Selebaran Injil telah berkembang secara dramatis. WEC sangat
        terlibat dalam pelayanan ini dengan memproduksi sekitar enam
        juta selebaran Injil per tahunnya. Tidak seperti traktat,
        selebaran Injil berbentuk majalah dan distribusikan ke seluruh
        dunia via pos. Selebaran Injil yang berjudul SOON ini telah
        diterbitkan dalam bahasa Inggris, Perancis, Jerman, Portugis,
        dan Swahili. Selebaran ini juga dibuat dalam bahasa Nepal,
        Italia, dan Rusia/Inggris yang didistribusikan oleh pihak-
        pihak terkait. Garis besar selebaran ini berisi kesaksian,
        artikel yang kontekstual, materi follow-up, dan alamat pos
        yang dapat dihubungi oleh para individu yang tertarik untuk
        mendapatkan follow-up.

  4. Persediaan literatur Kristen sangat sulit ditemukan di tempat-
     tempat yang sebenarnya banyak membutuhkan literatur tersebut. Hal
     ini disebabkan faktor kemiskinan, kesulitan distribusi, biaya
     cetak, dan terjadinya inflasi. Doakan tersedianya dana yang cukup
     di Eropa Timur, Afrika, dan negara-negara miskin di Asia sehingga
     bisa mendukung berdirinya percetakan dan penerbitan lokal. Berdoa
     juga untuk BookAid, suatu metode inovatif dalam hal memberikan
     buku-buku bekas kepada negara-negara miskin, baik untuk dijual
     maupun untuk mendukung agen-agen literatur lokal. CLC juga
     bekerja sama dengan penerbit-penerbit Barat untuk membuat buku-
     buku baru yang berkualitas bagus dengan harga yang bisa dijangkau
     oleh negara-negara berkembang.

  Sumber diedit dari:
  ==> http://www.sabda.org/publikasi/misi/2003/41/


======================================================================
<>= SEPUTAR BUKU =<>

                    INFO BUKU BARU DARI MOMENTUM!
                    =============================

  SERI MISIONARIS PERINTIS lahir dari kompetisi yang diselenggarakan
  oleh Banner of Truth Trust pada tahun 1962 sebagai wujud nyata
  dukungan yayasan ini kepada gerakan penginjilan ke seluruh dunia.

  Panitia menetapkan delapan tokoh misionaris yang sangat berpengaruh
  terhadap gerakan penginjilan modern dan menyeleksi lima karya tulis
  terbaik dari peserta yang berasal dari berbagai negara untuk
  diterbitkan. Seluruh seri ini akan diterbitkan dalam bahasa
  Indonesia oleh Penerbit Momentum.

    Judul Buku: Seri Misionaris Pemimpin: David Brainerd
    Penulis   : John Thornburry
    Penerbit  : Momentum, 2006
    Tebal     : 136 halaman

  Sekilas Isi Buku:
  David Brainerd (1718-1747) adalah misionaris perintis kepada suku-
  suku Indian di Amerika Utara. Meskipun Brainerd adalah mahasiswa
  yang berprestasi paling tinggi dalam angkatannya di Yale, dia juga
  adalah seorang Kristen Injili yang begitu berapi-api, yang mendalami
  Alkitab dan teologi sampai mendapat izin dari gereja untuk
  berkhotbah setelah melalui pengujian yang ketat, antara lain oleh
  Jonathan Edwards. Ratusan orang bertobat melalui pelayanannya di
  tengah kondisi yang berat, keberhasilan yang Brainerd akui dan
  syukuri sebagai karya anugerah Allah semata.

  The Memoirs of the Rev. David Brainerd yang merupakan dokumentasi
  dari jurnal pribadi, catatan-catatan, dan surat-surat pribadinya
  telah menginspirasi ratusan orang untuk menjadi misionaris.

  Nantikan Seri Misionaris Perintis:
  - William C. Burns: Misionaris Awal ke China
  - John Eliot: Rasul bagi Orang Indian
  - Henry Martyn: Saksi Kristus di Tanah Arab
  - John G. Paton: Misionaris Salib

  Sumber: E-Momentum Ed. 04/05/2006 < momentum-cl(at)griis.org >


======================================================================
<>= SERBA SERBI =<>

                  PUBLIKASI e-JEMMI DAN SITUS e-MISI
                  ==================================

  Apakah Anda ingin mendapatkan beragam informasi tentang dunia misi?
  Kami ajak Anda untuk berlangganan Milis Publikasi e-JEMMi! Publikasi
  yang diterbitkan Yayasan Lembaga SABDA ini akan memberikan informasi
  berupa berita-berita atau kesaksian seputar pelayanan misi dan
  mobilisasi misi di seluruh dunia. Anda juga bisa berpartisipasi
  untuk dunia misi melalui e-JEMMi dengan mengirimkan informasi
  seputar misi.
  ==>   < subscribe-i-kan-misi(at)xc.org >              [Berlangganan]
  ==>   < staf-misi(at)sabda.org >                            [Kontak]
  ==>   http://www.sabda.org/publikasi/misi/                   [Arsip]

  Selain e-JEMMi, terdapat juga Situs e-MISI yang menyediakan sumber
  informasi dan referensi terlengkap tentang misi, baik di Indonesia
  maupun di seluruh dunia. Situs ini akan menolong Anda untuk melihat
  pekerjaan tangan Tuhan yang luar biasa di berbagai tempat di dunia
  dan sekaligus diharapkan akan mendorong kita terjun dan ikut ambil
  bagian dalam pekerjaan misi di mana pun kita berada. Kunjungi situs
  ini dan dapatkan berkatnya!
  ==>  http://www.sabda.org/misi/

              PEMBUKAAN KELAS GURU SEKOLAH MINGGU (GSM)
              =========================================

  Kabar gembira bagi Anda yang terlibat dalam pelayanan di sekolah
  Minggu (SM)! PESTA <http://www.pesta.org/> akan membuka Kursus Kelas
  Online bagi para guru SM yang ingin membekali diri agar dapat
  melayani anak-anak dengan lebih mantap. Kursus ini merupakan kursus-
  kursus dasar untuk mempelajari visi, misi, dan hal-hal penting yang
  harus dipahami oleh seorang guru SM. Pendaftaran untuk mengikuti
  Kursus Kelas Guru Sekolah Minggu (GSM) ini telah dimulai.

  Bagi yang tertarik, silakan kirim surat atau segeralah mengisi
  formulir pendaftaran kursus di akhir edisi e-Buku ini ke:
  ==> Staf PESTA < kusuma(at)in-christ.net >

  Dan jangan lupa untuk menyebarkan informasi ini kepada teman-teman
  Anda yang melayani di sekolah Minggu.


======================================================================

     =<>= SEHARUSNYA BUKU MERUPAKAN SATU SALURAN DI MANA PIKIRAN
          SESEORANG DAPAT DISAMPAIKAN KEPADA ORANG LAIN =<>=

======================================================================
<>= EDISI JUNI =<>

                             MARI BERDOA!
                             ============

  Doa hendaknya menjadi nafas bagi hidup orang percaya. Marilah kita
  tidak henti-hentinya berdoa dan mengucapkan syukur kepada Allah yang
  begitu baik kepada kita. Karena itu, untuk edisi Juni mendatang,
  e-Buku mengambil tema "DOA". Karena itu setiap bahan yang
  ditampilkan akan bertemakan tentang doa. Kami mengajak pembaca untuk
  ikut berpartisipasi dengan mengirimkan resensi/sharing buku-
  buku/info buku yang bertemakan DOA ke: < staf-buku(at)sabda.org >.
  Kiriman Anda yang memenuhi syarat akan dimuat pada Edisi Juni 2006.

  Selain itu, Redaksi e-Buku juga menunggu usulan Anda tentang tema-
  tema buku yang ingin diresensi untuk edisi-edisi mendatang. Kami
  tunggu ya! Terima kasih. Tuhan memberkati.

____________________________potong di sini____________________________

          FORMULIR PENDAFTARAN KURSUS GURU SEKOLAH MINGGU
          ===============================================

Isilah data pribadi berikut ini dengan lengkap:
-----------------------------------------------

Nama                    :
E-mail                  :
Alamat lengkap          :
Kota                    :
Provinsi                :
Negara                  :
Kode pos                :
Tempat, tanggal lahir   :
Status menikah          :
Pekerjaan               :
Pendidikan akhir        :
Talenta/keterampilan    :
Keanggotaan gereja      :
Jabatan pelayanan       :
Komputer yang dipakai   : [ ] rumah atau [ ] kantor

DATA PELAYANAN (harus diisi lengkap)
------------------------------------

1.  Kapan untuk pertama kalinya Anda terlibat dalam pelayanan sekolah
    Minggu?

2.  Mengapa Anda tertarik untuk melayani di sekolah Minggu?

3.  Apakah sampai sekarang Anda masih melayani di sekolah Minggu?
    Jadi, berapa lama Anda sudah menjadi guru sekolah Minggu?

4.  Tugas-tugas apa yang Anda kerjakan dalam pelayanan sekolah Minggu?

5.  Berapa jumlah seluruh murid sekolah Minggu di gereja Anda?

6.  Berapa jumlah murid di kelas sekolah Minggu yang Anda pegang?

7.  Berapa jumlah guru yang bersama-sama melayani dalam kelas sekolah
    Minggu Anda?

8.  Berapa jumlah seluruh guru sekolah Minggu dalam gereja Anda?

9.  Berapa jumlah jemaat dewasa di gereja Anda?

10. Apakah Anda pernah mendapat pelatihan (training) khusus tentang
    bagaimana melayani sekolah Minggu? Kalau pernah berapa kali?

potong di sini___________________Kirim ke: < kusuma(at)in-christ.net >


=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=

      Isi dan bahan adalah tanggung jawab Yayasan Lembaga SABDA.
             Didistribusikan melalui sistem network I-KAN.
                       Copyright(c) e-Buku 2006
                  YLSA -- http://www.sabda.org/ylsa/
                      http://katalog.sabda.org/
                    Rekening: BCA Pasar Legi Solo
                 No. 0790266579 / a.n. Yulia Oeniyati

             Arsip Publikasi e-Buku bisa dibaca online di:
              < http://www.sabda.org/publikasi/e-buku/ >
                    < http://www.sabda.org/ebuku/ >

=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=
   Staf Redaksi       : Puji, Ary, Raka
   Berlangganan       : <subscribe-i-kan-buku(at)xc.org>
   Berhenti           : <unsubscribe-i-kan-buku(at)xc.org>
   Kontak e-Buku      : <staf-buku(at)sabda.org>
=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=<>=

                  "Sementara itu, sampai aku datang
             bertekunlah dalam membaca Kitab-kitab Suci,
                 dalam membangun dan dalam mengajar."
                          (1 Timotius 4:13)
         < http://www.sabda.org/sabdaweb/?p=1Timotius+4:13 >

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org