Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/e-binaanak/750

e-BinaAnak edisi 750 (23-3-2017)

Paskah (I)

e-BinaAnak -- Edisi 750/Maret/II/2017
 
Paskah (I)
e-BinaAnak -- Edisi 750/Maret/II/2017
 

e-BinaAnak

Salam kasih,

Mengapa kita merayakan Paskah? Tanyakanlah hal ini kepada anak-anak layan kita, dan melalui jawaban mereka, kita dapat menilai sejauh mana pemahaman mereka mengenai makna Paskah yang sejati. Artikel dalam edisi ini juga akan menolong kita untuk memikirkan bagaimana kita sendiri sudah memahami Paskah itu. Hal ini penting agar kita dapat memberikan pemahaman yang tepat kepada anak-anak layan kita mengenai Paskah yang sejati. Kiranya sajian ini dapat menjadi berkat. Selamat mempersiapkan Paskah!

Davida

Staf Redaksi e-BinaAnak,
Davida

 

MUTIARA GURU

Allah Memberikan Anak-Nya yang Tunggal

 

ARTIKEL Arti Paskah: Apa yang Dipikirkan oleh Seorang Anak?

Art Linkletter

Apa yang dipikirkan anak-anak tentang Paskah? Apakah Anda pernah menonton acara Art Linkletter yang diproduksi ulang, Kids Say the Darnedest Things? ("Hal Paling Buruk yang Diucapkan Anak-anak?" - Red.) Acara TV populer ini berpusat pada sosok Linkletter (penyiar radio dan presenter TV Amerika [1912 -- 2010] - Red.) yang meminta anak-anak menanggapi segala macam pertanyaan. Tentu saja, anak-anak akan mengatakan hal-hal paling buruk, dan jawaban-jawaban itu akan disambut dengan tawa, dan menghibur para penonton muda dan tua.

Selama interaksi mereka dengan Linkletter, anak-anak akan merespons dengan cepat hal pertama yang muncul dalam pikiran polos mereka yang istimewa. Acara ini menjadi sangat populer, kemudian pada tahun 1998, Bill Cosby (komedian kulit hitam terkenal di Amerika Serikat - Red.) menayangkan versi serupa dengan peserta anak-anak mulai usia 3 -- 8 tahun.


Paskah segera menjelang, dan dalam beberapa hari, banyak orang di seluruh dunia akan merayakan hari raya Kristen yang luar biasa ini. Pada Minggu Paskah, banyak keluarga akan berdandan dengan pakaian yang dibeli hanya untuk hari istimewa ini, dan mereka akan menghadiri kebaktian Paskah di gereja lokal mereka. Minggu Paskah adalah, tak diragukan lagi, salah satu ibadah gereja yang paling banyak dihadiri sepanjang tahun. Jutaan orang, baik tua maupun muda, akan menghadiri ibadah Paskah pagi, tetapi banyak dari mereka tidak akan hadir di gereja pada waktu-waktu lain pada tahun itu.

Mengapa demikian? Mungkin karena pentingnya Paskah bagi iman kita, yaitu pentingnya kematian bagi pengampunan dosa-dosa kita dan kebangkitan mulia Tuhan kita, Yesus Kristus. Tanpa kematian dan kebangkitan Yesus, kita tidak akan memiliki harapan untuk masa depan yang kekal, dan karena itu akan mengalami kematian rohani dan terpisah dari Allah selamanya. Mungkin, orang-orang datang ke gereja hanya pada Minggu Paskah disebabkan karena kenyataan ini, atau hanya untuk membuat mereka merasa lebih baik sepanjang sisa tahun ini. Apa pun alasannya, Minggu Paskah dirayakan oleh banyak orang di seluruh dunia, dan bagi orang Kristen hari itu adalah waktu yang paling penting dan signifikan dalam pelayanan Yesus di bumi.

Sebagian besar program pelayanan anak-anak pada waktu Paskah, dilakukan dengan mengikutkan mereka dalam kegiatan khusus dan mengajarkan pelajaran Alkitab, sambil mereka menerima dan mengingat kematian, penguburan, dan kebangkitan Yesus Kristus, Tuhan yang telah bangkit. Untuk memahami iman seorang anak, gunakan sejumlah waktu dengan mengajukan kepada mereka pertanyaan-pertanyaan tentang Yesus, dan tuliskan tanggapan mereka.

Anak-anak akan memberikan jawaban yang jujur, dan akan menyenangkan saat Anda mendengar iman mereka kepada Yesus. Dorong mereka untuk melakukan perenungan saat Anda memuridkan dan mengajarkan mereka tentang kebenaran Alkitab. Kiranya seorang anak memberkati Anda tahun ini dan menyentuh hati Anda dengan mengajukan kepada mereka pertanyaan yang sangat sederhana ini, "Apa arti Paskah bagimu?"

"Itu adalah saat ketika Yesus mati di kayu salib dan bangkit kembali." (Adrianna, 5 tahun)

Child thinking

"Apa yang kita rayakan pada Minggu Paskah adalah kebangkitan Yesus dari kematian. Jadi, Yesus mati di kayu salib, dan tiga hari kemudian, Ia bangkit dari antara orang mati. Itu adalah rencana Allah agar dosa-dosa kita diampuni. Pada masa lalu (Perjanjian Lama), orang-orang akan mengorbankan binatang agar dosa-dosa mereka diampuni. Yesus adalah korban yang sempurna agar dosa-dosa dapat diampuni. Dan, Dia hanya mati sekali. Ada dua orang yang juga disalibkan dengan Dia, tetapi mereka penjahat. Mereka melakukan hal-hal yang buruk sehingga dihukum dan disalibkan. Yesus tidak pernah berbuat kesalahan. Ia sempurna. Empat puluh hari kemudian, Ia naik ke surga. Pada suatu hari, saya akan bertemu dengan Yesus di surga dan kita akan memiliki rumah baru yang besar. Oh, dan aku benar-benar suka semua permen itu, apakah aku boleh mengambilnya?" (Luke, 6 tahun)

"Ini berarti Dia meninggal pada Jumat -- Jumat Agung, dan bangkit pada Minggu. Dan, Dia benar-benar orang baik. Itu adalah sebuah keajaiban. Dan, sekarang, Dia ingin membantu orang-orang agar mereka bisa hidup tanpa masalah. Ya, bukan tanpa masalah sama sekali, tetapi seperti ..., ya itu rumit. Seperti ketika saya benar-benar marah, dan saya memberi tahu ayah bahwa saya tidak bisa tenang, dan dia berkata, 'Ya, kamu bisa karena Yesus akan menolongmu.'" (Alena, 7 tahun)

Melalui pandangan seorang anak, kita bisa belajar tentang iman, iman dari seorang anak yang disebutkan Yesus dalam Markus 10:13-16. Gunakan masa-masa ini untuk menceritakan bagaimana Yesus mati di kayu salib bagi pengampunan dosa-dosa kita, tetapi Dia bangkit kembali dan mengalahkan kematian pada hari ketiga (Mat. 27:45-28:10). Dia sekarang duduk di sebelah kanan Bapa kita di surga, dengan selalu menaikkan doa syafaat untuk kita (Kol. 3:1 dan Ibr. 7:25).

Sebagai para pemimpin pelayanan anak, ajak anak-anak dan dorong mereka menerima Tuhan yang bangkit karena kebangkitan-Nya yang mulia adalah alasan mengapa kita merayakan Paskah. Haleluya bagi Tuhan, Raja segala raja dan Tuhan segala tuhan ... Kristus, Tuhan memang sudah bangkit! Selamat menyambut Paskah! (t/Jing-Jing)

Download Audio

Diterjemahkan dari:
Nama situs : Heartsprints Blog
Alamat situs : http://blogs.bible.org/heartprints/lisa_goodyear/the_meaning_of_easter
Judul asli artikel : The Meaning of Easter ... "What Does a Child Think?"
Penulis artikel : Lisa Goodyear
Tanggal akses : 1 Maret 2017
 

BAHAN MENGAJAR Penderitaan Yesus

Gunakan bahan ajar Paskah "Penderitaan Yesus" ini di gereja atau sekolah minggu untuk membantu anak-anak memahami apa yang Yesus lakukan bagi mereka saat Paskah.

Tema
Penderitaan Yesus

Teks
Matius 27:27-36, 45-50

Persiapan
Anda akan membutuhkan dua es batu dan handuk kertas untuk setiap anak. Redupkan lampu dan putarlah musik lembut sebagai musik pengiring.

ice cube

Penyampaian
Pada hari ini, kita akan melakukan sesuatu yang akan membantu kita berpikir tentang penyaliban Yesus di kayu salib. (Minta masing-masing anak untuk menggenggam es batu pada masing-masing tangan, dan setelah itu, letakkan tangan mereka di atas kertas handuk. Bacalah Alkitab. Jika ini memakan waktu lebih dari dua menit, mintalah anak-anak meletakkan es batu mereka selagi Anda terus membaca.)

Bagaimana rasanya memegang es batu di tanganmu? Apa yang ingin kaulakukan dengan es itu? Menurutmu, apa yang Yesus rasakan ketika Dia disalibkan? Apakah kamu pikir Dia ingin turun dari kayu salib? Jika ya, mengapa? Jika tidak, mengapa? Mengapa Yesus tidak turun dari kayu salib supaya tidak mati?

Menurut saya, bukan para prajurit yang membuat Yesus tetap berada di kayu salib. Saya bahkan tidak berpikir paku-paku itu yang membuat Yesus tetap berada di kayu salib. Yang membuat Yesus tetap ada di kayu salib adalah kasih-Nya untuk kamu, dan kamu, dan kamu ... (terus menunjuk ke setiap anak). Yesus mati di kayu salib karena Dia ingin kamu hidup bersama-Nya selamanya di surga. Itu kasih yang luar biasa!

(Tutup dengan berterima kasih kepada Yesus karena mengasihi kita dan menderita bagi kita.) (t/Jing-Jing)

Diterjemahkan dari:
Nama situs : Children's Minitsry Magazine
Alamat situs : http://childrensministry.com/easter-childrens-message-jesus-suffering
Judul asli artikel : Easter Children’s Message: Jesus’ Suffering
Penulis artikel : Mary Kim
Tanggal akses : 6 Februari 2017
 
Stop Press! Situs YLSA.org -- Informasi Pelayanan YLSA

Child thinking

Dapatkan berbagai informasi seputar pelayanan Yayasan Lembaga SABDA (YLSA) melalui situs YLSA.org. Apa visi dan misi YLSA? Mengapa Tuhan memanggil YLSA menjadi pionir dalam pelayanan teknologi digital di Indonesia? Bagaimana terlibat dan mendukung pelayanan YLSA? Semua informasi ini bisa Anda dapatkan melalui situs YLSA.org.

 
Anda terdaftar dengan alamat: $subst('Recip.EmailAddr').
Anda menerima publikasi ini karena Anda berlangganan publikasi e-BinaAnak.
binaanak@sabda.org
e-BinaAnak
@sabdabinaanak
Redaksi: Rostika, Davida, Amidya, dan Ariel
Berlangganan | Berhenti | Arsip
BCA Ps. Legi Solo, No. 0790266579, a.n. Yulia Oeniyati
©, 2017 -- Yayasan Lembaga SABDA
 

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org