Halaman ini adalah versi tampilan cetak (print view) dari:
http://sabda.org/publikasi/40hari/26

Doa 40 Hari 2002 edisi 26 (21-11-2002)

Mindanao di Philipina


                        Kamis, 21 November 2002

MINDANAO DI FILIPINA
=====================

Mindanao adalah tempat sejarah dari mana umat Islam Filipina berasal,
dimana terdapat 13 suku. Dua dari 13 suku tersebut, Magindanao dan
Maranao, telah menjadi pusat perhatian selama beberapa tahun terakhir
ini. Suku ketiga yang tebesar adalah Tausug, yang berjumlah hampir 1
juta orang. Ketiga suku ini berjumlah hampir 3 juta orang dari 5 juta
umat Islam di Filipina dan 10 suku lainnya adalah suku-suku kecil
(beberapa suku berjumlah kurang dari 50.000 orang). Walaupun mereka
berjumlah sedikit, tetapi mereka berharga di mata Tuhan. Mereka adalah
suku Badjao, Sama, Iranun, Yakan, Bangingi Sama, Kalagan, Jama Mapun,
Kalibugan, Salangi dan Molbog.

Agama Islam masuk ke Filipina pada tahun 1.300-an, lama sebelum Roma
Khatolik masuk. Menurut cerita orang, saat armada Spanyol berlabuh di
pantai Selatan Luzon pada awal tahun 1.500-an, mereka membayar upeti
kepada sultan Islam yang berkuasa pada saat itu. Dapat dipastikan,
kalau bukan karena kedatangan orang Spanyol, semua orang Filipina
kemungkinan menjadi pemeluk agama Islam, sama seperti sebagian besar
daerah-daerah di Indonesia dan Malaysia.

Sejak zaman nenek moyang sebagian besar umat Islam Filipina adalah
nelayan dan petani yang menanam padi dan kelapa, tetapi sejak awal
tahun 2000 telah ada kesempatan bagi orang-orang Islam untuk membangun
industri dan pemerintahan Filipina. Banyak umat Islam di Filipina
berkeinginan untuk bekerja sebagai pekerja kontrak di luar negeri
(OCW) khususnya di Arab Saudi, dimana mereka dapat menghasilkan banyak
uang, ikut berperan serta di dalam perjalanan haji ke Mekkah dan
menjadi haji, dan kembali dengan kekayaan dan status yang dihargai
dalam kebudayaan mereka. Beberapa utusan Injil Filipina telah
menjadikan OCW sebagai tenda-tenda untuk memberitakan Injil, dengan
harapan dapat menginjili orang Islam yang mungkin tidak akan pernah
berkesempatan mendengar Injil.

Telah banyak terjadi terobosan-terobosan rohani, khususnya di antara
suku Bajao, Maranao dan terakhir Mangindanao, tetapi sepertinya,
pekerjaan baru saja dimulai. Banyak utusan Injil Filipina yang
merasakan penggilan Tuhan untuk menjadi utusan Injil antar suku untuk
melayani kaum Muslim mereka. Hal ini menunjukkan suatu kecenderungan
yang membangun, tetapi masih dibutuhkan pekerja-pekerja lebih banyak
lagi, baik yang berasal dari Filipina ataupun dari luar Filipina.


POKOK DOA:

* Doakan bagi setiap suku-suku Islam Filipina, minta agar Tuhan akan
   mendirikan kerajaan-Nya di antara suku-suku dan kemuliaan-Nya
   dinyatakan kepada mereka.

* Berdoa agar Tuhan akan mengirimkan lebih banyak lagi para pekerja
   yang akan bekerja sebagai penuai-penuai di ladang-Nya di Filipina.

* Doakan bagi pemimpin-pemimpin Mindanao agar mereka memimpin dalam
   kebenaran dan keadilan. Doakan agar mereka melayani rakyat melalui
   setiap keputusan yang diambil.

* Doakan agar Tuhan akan mendirikan gereja-Nya di antara umat Islam,
   dan itu akan terdiri dari orang-orang beriman dan berani, sehingga
   mereka akan membagikan dan menceritakan iman percaya mereka dan
   melayani mereka yang membutuhkan.

 

© 1997-2016 Yayasan Lembaga SABDA (YLSA)
Isi boleh disimpan untuk tujuan pribadi dan non-komersial. Atas setiap publikasi atau pencetakan wajib menyebutkan alamat situs SABDA.org sebagai sumber dan mengirim pemberitahuan ke webmaster@sabda.org