Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs e-MISI

Loading

You are hereTokoh Misi / Tokoh Misi

Tokoh Misi


Kejatuhan dan Kebangkitan Wang Ming Dao

Saat itu tahun 1949, dan jemaat Gereja Tabernakel Kristen di Peking (Beijing) sedang mempersiapkan diri menjelang berkuasanya pemerintah komunis. Wang Ming Dao, gembala gereja itu, adalah orang yang berpegang teguh pada Alkitab. "Orang Kristen," ujarnya, "Harus tunduk kepada pemerintah (Roma 13:1-7), tetapi jika pemerintah memerintahkan mereka untuk melawan Allah dan firman-Nya, orang Kristen harus lebih tunduk pada firman itu."

Biografi Edmund Schlink (1903-1984)

Edmund Schlink adalah putra dari professor Wilhelm Schlink dan istrinya, Ella Schlink. Edmund dilahirkan pada 6 Maret 1903 di kota Darmstadt. Saudari Edmund, Klara Schlink (1904-2001) yang juga dikenal sebagai "Suster Basilea", adalah pendiri dari Masyarakat Biarawati Maria.

RICHARD DAN SABINA WURMBRAND

Richard Wurmbrand (24 Maret 1909 -- 17 Februari 2001)

Sabina (Oster) Wurmbrand (10 Juli 1913 -- 11 Agustus 2000)

GEORGE LISLE (1750 -- 1820): MISIONARIS ASING BAPTIS PERTAMA DARI AMERIKA

George Lisle (kadang-kadang dieja Leile) adalah seorang Afrika-Amerika yang menjadi misionaris luar negeri pertama dari Gereja Baptis Amerika, dan mungkin, pendeta Baptis pertama yang membawa Injil ke negara asing. Lisle lahir sebagai budak sekitar tahun 1750 di Virginia. Dia dibebaskan oleh pemiliknya, seorang diaken Baptis bernama Henry Sharpe, supaya memberitakan Injil.

Olaudah Equiano (1745 -- 1797)

Isobel Kuhn

The Cambridge Seven

Raymond Lull

Raymond terbangun dari tidurnya dengan rasa sakit di perutnya dan rasa takut yang luar biasa. Jantungnya berdegup sangat kencang sebab hari itu adalah hari pelayarannya menuju pantai Utara Benua Afrika. Dari jendela kapal yang terbuka, Raymond memandang penduduk Kota Genoa.

Fletcher Brockman

Kerinduan untuk melihat para pemuda unggul melibatkan diri dalam Gerakan Relawan Mahasiswa serta mendedikasikan hidup mereka bagi pelayanan misi luar negeri menggelora ketika metode dan ideologi beberapa orang dari antara mereka menjadi terkenal.

Sadhu Sundar Singh: Misionaris dengan Kaki yang Berdarah

Pada 3 September tahun 1889, di sebelah Utara India, seorang anak laki-laki lahir dalam sebuah keluarga beragama Sikh. Keluarga Sundar sungguh menyenangkan, mereka memiliki rumah yang bagus dan makanan yang banyak, tidak seperti tetangga-tetangga mereka. Ibu Sundar bergelar "Sikh Bakhta", yaitu seorang yang dianggap suci dalam agama Sikh. Ibunyalah yang menolong Sundar untuk menghafal isi kitab suci agama mereka yang bernama Gita.

Sundar berusaha untuk menjadi seorang Sikh yang saleh. Karena itu, ia juga mempelajari buku-buku agama lain. Agama Sikh mengizinkan penganutnya untuk meminjam buku-buku dari agama lain, sehingga Sundar juga membaca buku agama Hindu dan Islam, ia juga mempelajari Yoga. Namun, semuanya itu tidak dapat memuaskan keinginannya dalam mengetahui kebenaran.